Posts

Showing posts from April, 2021

DIA MEMBUAT NATAL BAGI HIDUP KITA

  DIA MEMBUAT NATAL BAGI HIDUP KITA Kristanto Imanuel,   November 2020   Coba kalian lihat dan rasakan Bagaimana sebuah kehidupan yang hampa dan tandus Dingin, sunyi dan gelapnya dunia ini Kehidupan semu, sementara dan gelap pekat Sangat terikat dengan rantai-rantai dosa Yang melilit dan mengikat kuat telah menjadikan kehidupan dunia tanpa makna. Mereka berjalan cepat seolah-olah penuh semangat, tetapi tanpa tujuan ke mana arah langkahnya. Mereka kaya raya, terlihat seperti tidak akan pernah sirna harta dan pundi-pundinya, tetapi kemana akan menetap jiwanya. Mereka semua tertawa gembira, tetapi siapa yang menjamin keabadian nyawanya. Mereka sangat congkak dan dapat berkata : “aku dapat membeli imanmu, aku dapat membeli hidupmu, aku bahkan dapat membeli Tuhanmu”, tetapi dapatkah mereka membeli keselamatan baginya. Coba sekarang kalian lihat dan rasakan Dinginnya padang belantara Effata, Tetapi tidak sedingin hati para penjaga kawanan domba. ...

SELAMAT MALAM NEGERIKU

  SELAMAT MALAM NEGERIKU Melintas batas menembus malam Gelap sepi berpadu dengan rasa hati Mengakhiri derita siang hari Dalam keringat yang bergelimang Benarkah siang tadi berlangsung tanpa nurani? Engkau tertidur tanpa bertanya "masih ada apa lagi?" Masalah yang selalu berlangsung Duka yang telah menggunung Tetapi engkau hanya berkata : "ah..itu sudah biasa! Sang penghangat yang selalu menghangati tanahmu telah bersembunyi Sang penerang yang menemani engkau tidur, tidak menampakan Siapa lagi yang menjadi saksi dengan persoalan penghunimu. Bila engkau menjadi saksi tragedi anak negeri Sulit rasanya mempercayaimu dan berkata "inilah kebenarannya!" Berbicaralah negeriku Engkaulah yang pertama merasakah derita anakmu Derita yang sangat panjang Akibat ulah mereka yang sengaja menghancurkanmu Negeriku....malam ini terjagalah dan jadilah bijak. Untuk mereka yang masih menyayangimu                           ...

SANG WAKTU

     SANG WAKTU Sang waktu Engkau mempertemukanaku dengan dirinya Hingga aku menemukan sebuah rasa Sang Waktu... Hatiku gelisah ketika sebongkah cinta mulai memecah Hatiku resah kala sekuntum cinta mulai merekah Akankah aku menghindar dari api yang mulai menyambar Akankah harus berlari dari belukar yang semakin berakar Hatiku rindu saat dirinya berlalu Jiwaku ragu untuk berucap sesuatu Akankah mulutku tetap membisu Akankah kakiku berdiri terpaku Cinta membuat aku termangu Pada hari-hari yang tak pernah kunjung menentu Sang waktu... hanya padamu pintaku selalu buatlah aku untuk semakin menyatu                                                                                               Kristanto Im...