NATAL UNTUK INDONESIAKU
Di tengah-tengah keresahan yang merebak
Di antara himpitan yang menyesak
Suasana hati yang tercengkram ketakutan
Keadaaan diri yang berkalungkan keputusasaan
Nilai hati yang rusak oleh dosa
Anak bangsa yang berjalan dalam nista
Semua pihak mengganggap hal itu biasa
Para pemimpin hanya bekerja dengan bercanda
Apakah engkau akan selamanya begini?
Miskin dalam moralitas dan nilai-nilai insani
Apakah engkau selamanya begitu?
Terendam dalam kubangan keserakahan yang tak kunjung menentu
Korupsi selalu ada di setiap sisi
Kejahatan tersebar seperti makanan
Pemerkosaan telah menjadi langganan
Hati siapa yang mau peduli?
Peduli kepada pelanggaran lalu lintas
Peduli terhadap penyimpangan moralitas
Peduli kepada prostitusi dan aborsi
Peduli akan si miskin yang mencari sebongkah nasi
Ya peduli dari mana datangnya?
dapatkah dicari-cari tempatnya?
O... ternyata ada...jauh di sebuah kandang domba
Sang Raja yang peduli telah tiba.
Kristanto Imanuel
Desember 2006
Comments
Post a Comment